Postingan

Desain Invensi dan Inovasi Pembelajaran

Gambar
 Pendekatan Culturally Responsive Experiential Learning (CREL) Belajar adalah proses mendapatkan pengetahuan. Mendapatkan pengetahuan bisa diperoleh dengan experiential learning yaitu belajar melalui pengalaman. Dengan experiential learning, peserta didik dapat mengalami proses dan mendapatkan pengetahuan. Experiential Learning adalah proses yang melibatkan konstruksi pengetahuan dimana guru sebagai agen harus kreatif dan juga harus bisa mendorong kreativitas peserta didik. Proses pembelajaran dengan pendekatan Experiental Learning ini melibatkan siklus dasar yaitu mengalami (experiencing) , refleksi diri (reflecting) , berpikir (thinking) , melakukan (acting) . Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk mempengaruhi peserta didik dengan tiga cara, yaitu mengubah struktur kognitif peserta didik, mengubah sikap peserta didik serta memperluas keterampilan-keterampilan peserta didik yang sudah ada berdasarkan pengalamannya. Gamb...

“Strategi dalam mewujudkan pemikiran Ki Hajar Dewantara”

  “Strategi dalam mewujudkan pemikiran Ki Hajar Dewantara” (Pendidikan yang Berpihak pada Peserta Didik) Ki Hadjar Dewantara adalah sosok pendidik yang sangat luar biasa. Beliau memberikan semboyan "ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani" untuk pendidikan nasional yang kita pegang teguh sampai sekarang. Kebijakan pendidikan saat ini mengacuh pada pendidikan yang diterapkan oleh Ki Hajar Dewantara yang kita kenal dengan merdeka belajr. Pemikiran dasar Ki Hadjar Dewantara yaitu menggali potensi yang setiap insan manusia dengan menjunjung tinggi adab sesuai dengan tantangan pada setiap zaman. Strategi dalam mewujudkan pemikiran Ki Hajar Dewantara adalah Pendidikan yang Berpihak pada Peserta Didik. Sebagai salah satu contoh merancang pelaksanaan pembelajaran yang dapat mengaktifkan peserta didik dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilakukan dengan membentuk kegiatan kelompok agar peserta didik mampu berkolaborasi dengan peserta didik yang...

Perangkat Pembelajaran Materi Trasformasi Geometri (Dilatasi) Kelas XI (Pertemuan 4)

Perangkat Pembelajaran Materi Transformas Geometri (Rotasi) Kelas XI (Pertemuan 3)

Perangkat Pembelajaran Materi Transformasi Geometri (Refleksi) Kelas IX (Pertemuan 2)

Perangkat Pembelajaran Materi Transformasi Geometri (Translasi) Kelas XI (Pertemuan 1)

Perangkat Pembelajaran Fungsi Kelas X (Pertemuan 3)

Perangkat Pembelajaran Fungsi kelas X (Pertemuan 2)

Exercise 14.6

It is very important to note that, in order to apply the definition to prove that a set K is compact, we must examine an arbitrary collection of open sets whose union contains K, and show that K is contained in the union of some finite number of sets in the given collection. That is, it must be shown that any open cover of K has a finite subcover. On the other hand, to prove that a set H is not compact, it is sufficient to exhibit one specific collection G of open sets whose union contains H, but such that the union of any finite number of sets in G fails to contain H. That is, H is not compact if there exists some open cover of H that has no finite subcover. Proof. We have shown in Theorem 11.2.4 that a compact set in R must be closed and bounded. To establish the converse, suppose that K is closed and bounded, and let G ¼ f g Ga be an open cover of K. We wish to show that K must be contained in the union of some finite subcollection from G. The proof will be by contradiction. We ass...